Buku Rujukan

header ads

Siapa Yang Pertama Mengadakan Acara Maulid?

Ada orang yang menuding bahwa memperingati Maulid Nabi yang biasa diselenggarakan Ummat Islam di Dunia pada bulan Rabi’ul Awwal untuk mengenang lahirnya baginda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam itu pertama sekali dilakukan oleh orang Syi’ah, benarkah demikian? Lalu siapa sebenarnya yang pertama sekali melakukannya?

Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani menjawab ini dengan mengatakan bahwa yang pertama sekali melakukan “Maulid” adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri. Hal ini didasari dari jawaban Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika ditanya alasannya berpuasa di hari Senin

ذاك يوم ولدت فيه

Itu adalah hari dimana aku dilahirkan

Adapun penyelenggaraan Maulid yang dikenal hari ini, kita bisa ruju’ pendapat Imam As-Sayuthi dalam kitabnya husnul maqshid fi ‘amalil maulid

واول من أحدث فعل ذلك (صاحب اربل) الملك المظفر أبو سعيد كوكبري بن زين الدبن علي بن بكتكين ، أحد الملوك الأمجاد، والكبراء الأجواد ، وكان له آثار حسنة ، وهو الذي عمر الجامع المظفري بسفح القاسيون

Dan Orang yang pertama membuat acara tersebut adalah Raja Irbil (Sekarang Irak) Al-Muzhaffar Abu Sa’id Kaukabri bin Zainuddin Ali bin Bakbatin. Beliau merupakan salah satu Raja hebat yang dikenal kebaikan-kebaikannya. Selain itu, beliaulah yang membangun Masjid Al-Muzhaffari di lereng Gunung Qasiyun

Mengomentari ini Ibnu Katsir menambahkan dalam tarikh-nya

كان يعمل المولد الشريف فى ربيع الأول ويحتفل به احتفالا هائلا وكان شجاعا بطلا عاقلا عالما رحمه الله وأكرم مثواه

(Raja Irbil) menyelenggarakan Maulid Nabi pada bulan Rabi’ul Awwak dan mengadakan perayaan besar. Beliau merupakan sosok yang berani, hebat, cerdas dan alim. Semoga Allah merahmatinya dan memulikan tempat kembalinya

Wallahu a’lam


Penulis:

Muhammad Hanafi (Khadim Sunan al-Muntada)