Buku Rujukan

header ads

Bab Siwak (menggosok gigi) Shahih Al-Bukhari Hadis No. 244 dan 245.


Imam Bukhari memberikan judul pembahasan ini dengan menampilkan kalimat cuplikan cerita Ibnu Abbas menginap di rumah Rasulullah saw, dan menyaksikannya menggosok gigi menunjukkan bahwa itu merupakan perkara sunnah yang dianjurkan.

Hadis 1.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Nu’man, dari Hammad bin Zaid, dari Ghailan bin Jarir dari Abu Burda, dari ayahnya (Abu Musa Al-Asy’ari) menceritakan;

أَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَوَجَدْتُهُ يَسْتَنُّ بِسِوَاكٍ بِيَدِهِ يَقُولُ ‏ "‏ أُعْ أُعْ ‏"‏، وَالسِّوَاكُ فِي فِيهِ، كَأَنَّهُ يَتَهَوَّعُ‏

Aku mendatangi Nabi saw, lalu aku mendapatinya sedang menggosok gigi dengan tangannya dan mengatakn u’ u’ dan siwak ada di mulutnya seperti mau muntah.

Hadis 2.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Hafsh bin Umar, dari Khalid bin Abdullah, dari Hushain, dari Abu Wail, dari Huzaifah ra. Mengatakan;

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا قَامَ لِلتَّهَجُّدِ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ‏.‏

Bahwa Nabi saw apabila bangun untuk tahajjud ia menggosok mulutnya dengan siwak

Gharibah: Kata u’ u’ suara tenggorokan seperti mau muntah

Fawaid Hadis:

1.      Menggosok gigi merupakan salah satu sunnah Nabi saw yang mesti dirutinkan oleh seorang muslim, terutama saat menjelang shalat dan disaat mulut terasa bau

2.      Bersiwak boleh menggunakan media apa saja yang dapat membersihkan gigi, bahkan jika tidak ditemukan alat yang biasa digunakan menggosok gigi bisa menggunakan jari.

3.      Selain gigi juga disunnahkan menggosok lidah dengan cara ke atas ke bawah.

4.      Bangun dari tidur salah satu waktu sunnah yang dikuatkan untuk menggosok gigi, karena bangun tidur biasanya mulut terasa bau.

 

Kutipan dari Majlis Sunan Al-Musthafa